Selasa, 16 Mei 2017

"MEMBUMIKAN ILMU AKUNTANSI"

ALLAH MENGHARGAI JABATAN AKUNTAN....


Banyak diantara saudara kita, terutama kaum muslimin sampai saat ini belum mengetahui bahkan mungkin belum "meyakini" kesempurnaan se
penuhnya kitab sucinya sendiri yaitu ALQURAN KARIM. Sikap ini banyak sekali faktor penyebabnya, mulai karena memang dari unsur keluarga, lingkungan serta masih banyak lagi. Bahkan dari saudara - saudara kita sendiri yang berasal dari kaum muslim saja, saya yakin masih juga memiliki unsur ketidakyakinan diatas, meski jika dipersentase dapat berbeda besaran persentasenya.
Ketidakyakinan diatas, salah satunya bisa disebabkan karena salah satu unsur, yaitu masih belum tahunya  bahwa Alqur'an merupakan kitab yang paling lengkap yang diturunkan Tuhan Semesta alam, pelengkap / penyempurna kitab - kitab yang ada sebelumnya yang memuat berbagai permasalahan hidup, kondisi alam semesta, larangan dan perintah serta perilaku manusia dahulu sampai sekarang, termasuk berbagai kejadian dahulu sampai kejadian di masa yang akan datang. 
Kita sebagai kaum muslim, harus benar - benar meyakini, kebesaran, keajaiban serta kesempurnaan ALQURAN KARIM, sebagaimana meyakini kebesaran dan kesempurnaan sang penciptanya ALLAH SWT. Kita hanya ninggal menunggu, seiring berjalannya waktu, hari, bulan dan tahun, di masa datang kebenaran dan keajaiban ALQURAN akan terkuak, terbukti satu persatu. 

Untuk edisi pembuka ini, saya hanya ingin menuliskan sesuai bidang dan kompetensi saya, yaitu akuntansi dan bisnis, dimana ALLAH SWT melalui firmannya begitu besar perhatiannya terhadap keberlangsungan, keseimbangan dunia bisnis melalui ilmu AKUNTANSI atau bahkan profesi Akuntant / pencatat itu sendiri. Mari kita buka Surat Al-Baqarah :282 - 283, dimana ALLAH berfirman :

" Hai orang - orang yang beriman, apabila kamu bermuammalah tidak secara tunai untuk waktu yang ditentukan, hendaklah kamu menuliskannya. Dan hendaklah seorang penulis di antara kamu menuliskannya dengan benar. Dan janganlah penulis enggan menuliskannya sebagaimana Allah telah mengajarkannya, maka hendaklah ia menulis, dan hendaklah orang yang berhutang itu mengimlakkanya (apa yang akan ditulis itu), dan hendaklah ia bertakwa kepada Allah Tuhannya, dan janganlah ia mengurangi sedikitpun dari pada utangnya. Jika yang berhutang itu orang yang lemah akalnya atau lemah (keadaannya) atau dia sendiri tidak mampu mengimlakkan, maka hendaklah walinya mengimlakkan dengan jujur. Dan persaksikanlah dengan 2 orang saksi dari orang - orang lelaki diantaramu. Jika tdk ada orang lelaki, maka boleh seorang lelaki dan 2 orang perempuan dr saksi - saksi yang kamu ridhai, jika seorang lupa maka seorang lagi mengingatkannya. 
Janganlah saksi -saksi itu enggan(memberi keterangan) apabila mereka dipanggil, dan janganlah kamu jemu menulis utang itu, baik kecil maupun besar sampai batas waktu membayarnya. Yang demikian itu lebih adil di sisi Allah dan lebih dapat menguatkan persaksian dan lebih dekat kepada tidak menimbulkan keraguanmu. (Tulislah muamalah itu), kecuali jika muamalah itu perdagangan tunai yang kamu jalankan diantara kamu, maka tidak ada dosa bagimu, jika kamu tidak menuliskannya. Dan persaksikannlah apabila kamu berjual beli, dan janganlah penulis dan saksi saling sulit menyulitkan. Jika kamu lakukan (yang demikian) maka sesungguhnya hal itu adalah suatu kefasikan pada dirimu. Dan bertakwalah kepada Allah, Allah mengajarmu, dan Allah maha mengetahui segala sesuatu" (Al-Qur'an Surat AlBaqarah :282)

" Jika kamu dalam perjalanan (dan bermuamalah tidak secara tunai) sedang kamu tidak memperoleh seorang penulis, maka hendaklah ada barang tanggungan yang dipegang oleh yang berpiutang. Akan tetapi jika sebagian kamu mempercayai sebagian yang lain, maka hendaklah yang dipercayai  itu menunaikan amanatnya (utangnya) dan hendaklah ia bertakwa kepada Allah Tuhannya. dan janganlah kamu (para saksi) menyembunyikan persaksian. Dan barang siapa yang menyembunyikannya, maka sesungguhnya ia adalah orang yang berdosa hatinya. dan Allah maha mengetahui apa yang kamu kerjakan" (Al-Qur'an Surat AlBaqarah :283)

Begitu besarnya perhatian dan pentingnya kegiatan akuntansi, sampai - sampai Allah menegaskan serta mengingatkan manusia, untuk melaksanakan kegiatan pencatatan dalam setiap kegiatan bisnis, bahkan mempunishment dosa bagi pihak - pihak pelaku bisnis yang tidak melaksanakan kegiatan pencatatan tersebut. Sekarang kita simak, mengapa kegiatan pencatatan, yang mungkin kalau saat ini dikenal dengan kegiatan pencatatan sampai pelaporan (akuntansi) setiap transaksi begitu penting nilainya dalam peradaban manusia  ?? jawabnya adalah karena islam sangat memperjuangkan KEADILAN BAGI umat manusia serta mencegah bahaya / mudharat yang dapat timbul karena kegiatan transaksi bisnis.  Apa jadinya, bisa kita bayangkan jika setiap transaksi / perdagangan, manusia tidak melakukan kegiatan pencatatan / akuntansi ? 
Banyak berbagai kasus yang bisa kita lihat saat ini, kalau kita analisis disebabkan karena tidak dilaksanakannya perintah Tuhan diatas yaitu berupa kegiatan pencatatan /pelaporan suatu kegiatan secara teratur. Bahkan berbagai kasus kredit macet termasuk dalam kegiatan kredit agunan merakyat PNPM / sekarang berganti nama dengan program KOTAKU, saat ini banyak terbelit masalah karena diabaikannya perintah Tuhan, berupa barang tanggungan / jaminan/ borg dalam transaksi termasuk transaksi pemberian kredit. 




32 komentar:

  1. wah, pak didik terlihat paling ganteng sendiri

    BalasHapus
  2. salam akuntansi, blognya bagoessssssssssssssss!!!!!!!!!!!!

    BalasHapus
  3. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  4. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  5. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  6. Salam dari EVA dan DYAH X AK 2
    MANTA......P SUKSES TERUS...........

    BalasHapus
  7. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  8. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  9. siiiip bapak....

    by mike & adik

    BalasHapus
  10. ya betul pak,,,
    murni purwati

    BalasHapus
  11. salam akuntansi, blognya mantabbbbbbb..........

    BalasHapus
  12. salam dari Nana kls xAK2
    Mmmantabb..!!
    semangat terus,Allahu Akbar!!!!

    BalasHapus